Sunday, 30 June 2013
Facebook Menambahkan Hastag
Ada sesuatu yang berbeda dengan facebook kali ini. Facebook menambahkan fitur hastag (#) yang dipopulerkan oleh twitter. Seperti yang diketahui twitter sudah lama menggunakan fitur hastag.
Hindari Semua Minuman ini Saat Minum Obat !!
Minum obat saat sakit punya ketentuan agar cepat sembuh. Selain mengikuti dosis yang dianjurkan, jangan lupa perhatikan dengan apa kita meminumnya. Yang tepat tentunya air mineral, dan yang harus dihindari adalah seperti disebut di bawah ini:
Mengapa Pada Roti Terdapat Lubang-Lubang Kecil ?!
Roti tentunya adalah makanan yang umum dikonsumsi oleh banyak orang. Apakah Anda pernah mengamati struktur roti yang pernah Anda makan?
Jika Anda perhatikan secara seksama. Pastinya terdapat lubang-lubang kecil pada roti tersebut, yang mungkin membuat Anda penasaran mengapa roti tersebut berlubang?
Kita bahas mulai dari awal pembuatan roti, di mana roti yang kita makan berbahan dari ragi, dan ragi merupakan sejenis jamur tumbuhan berbentuk kecil. Ragi ini akan tumbuh dengan cepat dan memuai ketika dimasukkan tepung sebagai bahan dasar roti.
Pada saat pencampuran tersebut, maka ragi akan mengembang sehingga karbondioksida akan mengeluarkan panas. Dengan penjelasan di atas, makan lubang pada roti merupakan hasil pemanasan dari karbondioksida saat ragi bercampur dengan adonan tepung.
Sumber :
http://www.postlicious.com/2013/06/51.html
4 Kebiasaan Salah Saat Cuci Muka
Mencuci muka adalah
hal yang sering kita lakukan selepas beraktivitas. Debu-debu yang
menumpuk di wajah rasanya ingin sekali langsung dibersihkan. Beberapa
dari kamu mungkin melakukan beberapa kali pencucian wajah dalam satu
waktu, dengan anggapan akan membuat wajah lebih kesat dan bersih.
Berikut beberapa kebiasaan yang salah saat mencuci muka seperti yang dikutip She Knows.
1. Membersihkan wajah terlalu sering
Mungkin kamu berpikir jika membersihkan wajah berkali-kali dapat membuat wajah menjadi lebih bersih, tapi apakah kamu tahu,membersihkan wajah terlalu sering justru akan berbahaya?
Jika kamu membersihkan wajah lebih dari 2 kali dalam sehari, maka secara tidak langsung kamu telah mengikis produksi minyak alami yang sebenarnya diperlukan untuk menjaga kulit agar tetap sehat dan seimbang. Untuk memberapa kondisi wajah, kulit bisa berubah menjadi kering atau bahkan malah berminyak. Tetaplah bersihkan wajah kamu dua kali dalam sehari, yaitu di pagi hari dan malam sebelum tidur.
2. Memilih produk yang wangi
Sebagian besar wanita menyukai produk pembersih yang mengandung aroma, seperti buah, bunga, mint, dan semacamnya. Tapi permasalahannya adalah jika kamu membeli produk-produk pembersih yang mengandung banyak aroma, dipastikan produk tersebut banyak mengandung bahan yang tidak alami atau wewangian sintetik. Apabila kulit kamu sensitif atau rentan terhadap iritasi, pilihlah produk tanpa pengharum atau yang berasal aroma wangi dari alam, dibandingkan bahan kimia.
3. Mencuci wajah sebelum keramas
Mana yang kamu biasa lakukan: mencuci wajah atau rambut terlebih dahulu? Yang benar adalah cucilah rambut kamu terlebih dahulu, dan biarkan wajah kamu tetap kering sampai pencucian rambut selesai. Dengan begitu, tidak akan ada residu dari produk perawatan rambut yang tersisa pada kulit wajah, karena dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat. Setelah itu, barulah cuci wajah dengan sabun pembersih. Saat mencuci rambut, pastikan sampo dan air bilasan tidak mengenai wajah kamu.
4. Menggunakan suhu air yang salah
Air dingin mungkin akan membuat kamu menjadi segar dan air panas akan membuat kamu merasa lebih nyaman, tapi menggunakan suhu air yang tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin adalah pilihan tepat. Air yang panas akan membuat kulit menjadi kering, sementara air yang dingin tidak akan membuka pori-pori kulit wajah kamu. Oleh sebab itu, cucilah wajah dengan air hangat.
Berikut beberapa kebiasaan yang salah saat mencuci muka seperti yang dikutip She Knows.
1. Membersihkan wajah terlalu sering
Mungkin kamu berpikir jika membersihkan wajah berkali-kali dapat membuat wajah menjadi lebih bersih, tapi apakah kamu tahu,membersihkan wajah terlalu sering justru akan berbahaya?
Jika kamu membersihkan wajah lebih dari 2 kali dalam sehari, maka secara tidak langsung kamu telah mengikis produksi minyak alami yang sebenarnya diperlukan untuk menjaga kulit agar tetap sehat dan seimbang. Untuk memberapa kondisi wajah, kulit bisa berubah menjadi kering atau bahkan malah berminyak. Tetaplah bersihkan wajah kamu dua kali dalam sehari, yaitu di pagi hari dan malam sebelum tidur.
2. Memilih produk yang wangi
Sebagian besar wanita menyukai produk pembersih yang mengandung aroma, seperti buah, bunga, mint, dan semacamnya. Tapi permasalahannya adalah jika kamu membeli produk-produk pembersih yang mengandung banyak aroma, dipastikan produk tersebut banyak mengandung bahan yang tidak alami atau wewangian sintetik. Apabila kulit kamu sensitif atau rentan terhadap iritasi, pilihlah produk tanpa pengharum atau yang berasal aroma wangi dari alam, dibandingkan bahan kimia.
3. Mencuci wajah sebelum keramas
Mana yang kamu biasa lakukan: mencuci wajah atau rambut terlebih dahulu? Yang benar adalah cucilah rambut kamu terlebih dahulu, dan biarkan wajah kamu tetap kering sampai pencucian rambut selesai. Dengan begitu, tidak akan ada residu dari produk perawatan rambut yang tersisa pada kulit wajah, karena dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat. Setelah itu, barulah cuci wajah dengan sabun pembersih. Saat mencuci rambut, pastikan sampo dan air bilasan tidak mengenai wajah kamu.
4. Menggunakan suhu air yang salah
Air dingin mungkin akan membuat kamu menjadi segar dan air panas akan membuat kamu merasa lebih nyaman, tapi menggunakan suhu air yang tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin adalah pilihan tepat. Air yang panas akan membuat kulit menjadi kering, sementara air yang dingin tidak akan membuka pori-pori kulit wajah kamu. Oleh sebab itu, cucilah wajah dengan air hangat.
Saturday, 29 June 2013
Bahan Bakar apa yg cocok untuk motor
Motor dan mobil kita
sebaiknya diisi bensin apa ya? Ada pilihan bensin yaitu Premium,
Pertamax dan Pertamax plus yang merupakan produk Pertamina dan ada juga
bensin jenis lain dari perusahaan asing seperti Shell dan Petronas.
Mesin
motor dan mobil memerlukan jenis bensin yang sesuai dengan desain mesin
itu sendiri agar dapat bekerja dengan baik dan menghasilkan kinerja
yang optimal. Jenis bensin tersebut biasanya diwakili dengan angka/nilai
oktan (RON), misalnya Premium ber-oktan 88, Pertamax ber-oktan 92 dan
Pertamax Plus ber-oktan 95.
Tujuan mesin dibuat dengan
perbandingan kompresi tinggi adalah untuk meningkatkan efisiensi (irit
bahan bakar) dan menurunkan kadar emisi. Semakin tinggi angka oktan,
maka harga per liternya pun umumnya lebih tinggi. Namun belum tentu
bahwa jika mengisi bensin ber-oktan tinggi pada mesin motor kita,
kemudian akan menghasilkan tenaga yang lebih tinggi juga.
Dianjurkan
mengisi bensin sesuai nilai rasio kompresi (kecuali ada modifikasi
lain). Semakin TINGGI nilai oktan, maka bensin semakin lambat terbakar
(dikarenakan titik bakarnya lebih tinggi). Semakin TINGGI nilai oktan,
maka bensin lebih sulit menguap (penguapan rendah). Bensin yang gagal
terbakar (akibat oktan terlalu tinggi), bisa menyebabkan penumpukan
kerak pada ruang bakar atau pada klep.
Sesuaikan kompresi mesin dengan BBM yang akan kita gunakan
a) Kompresi 7:1 -9:1 = BBM beroktan 88 = Premium
b) Kompresi 9:1 -10:1 = BBM beroktan 92 = Pertamax
c) Kompresi 10:1 -11:1 = BBM beroktan 95 = Pertama plus
Berikut daftar bahan bakar sesuai rasio kompresi :
Rasio Kompresi Motor:
YAMAHA
Vega-R (9.3:1) Pertamax
Vega-ZR (9.3:1) Pertamax
Mio (8.8:1) Premium
Jupiter (9.0:1) Premium
F1ZR (7.1:1) Premium
RX-KING (6.9:1) Premium
YT 115 (7.2:1) Premium
RZR (7:01) Premium
Nouvo (8.8:1) Premium
Crypton (9.0 : 1) Premium
Yamaha Alfa (7.2 : 1) Premium
Yamaha RXZ (7.0 : 1) Premium
Jupiter-Z (9.3:1) Pertamax
Jupiter MX-135LC (10.9:1) Pertamax Plus
Scorpio-Z (9.5:1) Pertamax
Vixion / New Vixion (10.4:1) Pertamax/pertamax plus
Majesty 125 (11:01) Pertamax Plus
Scorpio (9.5:1) Pertamax
SUZUKI
Satria FU (10.2:1) Pertamax/pertamax plus
Shogun New FL125 Series (9.6 : 1) Pertamax
Shogun FD125 X (9,5 : 1) Pertamax
Thunder 125 (9.2 : 1) Premium/Pertamax
Spin 125 (9.6:1) Pertamax
SkyWave 125 (9.6 :1) Pertamax
KAWASAKI
Kawasaki Blitz R 53 mm x 50.6mm 111 cc 9.3 : 1 (Pertamax)
Kawasaki Athlete 56 mm x 50.6mm 124.6 cc 9.8 : 1 (Pertamax)
Kawasaki Ninja 250 62 mm x 41.2mm 2x 250 cc 11.5 : 1 (Pertamax Plus)
Kawasaki KLX 250 72 mm x 61,2mm 249cc 11 : 1 (Pertamax Plus)
Kawasaki Ninja RR 150 7.2 : 1 (Premium)
Kawasaki Kaze 9.3 : 1 (Pertamax)
HONDA
Honda GL 100 52 x 49.5mm 105.1 cc 9.2 : 1 (Pertamax)
Honda GL Max 56.5 x 49.5mm 124.1 cc 9.2 : 1 (Pertamax)
Honda GL Pro 61.0 x 49.5mm 144.7cc 9.2 : 1 (Pertamax)
Honda Supra 50.0 x 49.5mm 97.1 cc 8.8 : 1 (Premium)
Honda Tiger 63.5 x 62.2 mm 196.9cc 9.0 : 1 (Premium)
Honda Megapro 63,5 x 49,5 mm 156.7cc 9.0 : 1 (Premium)
Honda CS-1 58 x 47,2 mm 124.7 cc 10.7 : 1 (Pertamax Plus)
Honda Supra PGM FI 52,4 x 57,9 mm 124.8cc 9.0 : 1 (Premium)
Honda Blade 50 x 55,6 mm 109.1 cc 9.0 : 1 (Premium)
Honda Vario 10, 7:1 (Pertamax Plus)
Honda CBR 150 R 11:1 ( Pertamax Plus)
Honda Beat 125 9.2 : 1 (Pertamax)
Honda Scoopy 108 cc 9.2 : 1 (Pertamax)
Honda Absolute Revo 110 cc 9 : 1 (Premium)
Subscribe to:
Posts (Atom)



